Tanaman cincau atau dengan bahasa
latinnya cyclea barbata yang merupakan tanaman yang tumbuh dengan
merambat yang berdiameter kecil dan memiliki kulit batang yang kasar.
Pada tanaman cincau ini mencapai tinggi sekitar 6 meteran, memiliki daun
tunggal, bentuk bulat perisai dengan ujung runcing, pangkal tumpul dan
tepi rata. Pada permukaan daun berbulu, pertulangan menyirip dan warna
hijau.
3 Tahap Mudah Budidaya Tanaman Cincau !! Banyak Manfaat Bagi Kesehatan
Kebanyakan mengenal cincau ini sebagai
bahan pembuat minuman segar, kenyal dan lezat. Namun ternyata tanaman
cincau memiliki banyak sekali manfaat yang lebih dari sekedar untuk
dikonsumsi. Pada daun cincau ternyata bermanfaat untuk menyembuhkan
berbagai macam penyakit seperti yakni :
- Tekanan darah tinggi
- Menyembuhkan demam
- Obat radang lambung
- Tifus
- Dan yang lainnya
Pada tanaman cincau dikenal dengan berbagai macam nama misalnya seperti yaitu :
- Camcauh
- Juju
- Tarawulu
- Dan kepleng
Pada tanaman ini memiliki manfaat untuk
kesehatan karena memiliki kandungan kimia yang banyak sekali yang
berguna bagai kesehatan tubuh kita yang diantaranya seperti yaitu :
- Karbohidrat yang menyerap air
- Zat lemak dan alkaloid siklein
- Kardioplegikum
- Tentradine dan dimetil tetradine
- Polifenol
- Saponoid dan flavonoida
Maka tidak ada salahnya apabila pada
lahan pekarangan kita ditanam tanaman cincau, untuk membudidayakan
tanaman cincau sendiri ada yang dilakukan secara serius pada lahan yang
disediakan sendiri dan ada yang ditanam pada pekarangan rumah bahkan
dengan median pot. Nah berikut inilah tahapan dalam cara membudidayakan
tanaman cincau yang perlu untuk di simak.
Proses Pembibitan Cincau
Dalam budidaya tanaman cincau dalam
proses pembibitan sangatlah penting, dalam pembibitan ada 3 yaitu dengan
biji, dengan stek dan dengan cara merunduk.
- Dengan biji
Pilihlah biji-biji yang tua, ditandai dengan warna merah/hitam kemudian kering anginkan biji tersebut proses selanjutnya siapkan tempat persemaian dengan nyiru/polybag yang diisi dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang. Tanam biji pada media pesemaian lalu tempatkan persemaian pada tempat yang teduh dan terhindar dari hama. Untuk persemaian siap tanam setelah berumur 6 minggu.
- Dengan stek
Pilihlah stek yang agak tua ( batang berwarna kecoklatan dan agak keras ). Sisakan sedikit daun pada stek tersebut selanjutnya rendam stek tersebut dalam tempat yang berisi air kurang lebih 1 minggu sehingga keluar rambut-rambut akar pada buku batang. Jaga kelembaban polybag hingga beberapa hari kemudian stek siap dipindahkan kelapangan setelah tumbuh daun-daun baru.
- Dengan cara merunduk
Dalam teknik pembibitan ini hal yang perlu dilakukan yakni siapkan beberapa polybag yang berisi tanah yang subur ( tanah + pupuk kandang ). Pilihlah beberapa cabang yang tua, lalu tanam cabang yang ada buku-bukunya pada polybag tersebut. Ulangi pada ruas cabang yang lain dengan menggunakan polybag berikutnya sehingga satu batang bisa mendapatkan 4-5 bibit. Setelah 1-2 bulan potong bibit tersebut dan siap ditanam dilahan.
Penanaman Cincau
Untuk tahapan selanjutnya yaitu dengan
penanaman hal perlu yang dilakukan, sediakan lubang tanam yang berisi
tanah dan campurkan pupuk kandang. Siapkan tiang panjatan hal ini bisa
menggunakan bamboo atau pagar. Untuk tiang panjatan bisa juga dari
tanaman hidup yang tidak rajin berbuah kemudian tiang panjatan juga bisa
dibuat dari ijuk yang digantung dibambu yang dibikin kerekan sehingga
ketika panen bisa dapat diturunkan dengan mudah dan dapat dinaikkan
kembali setelah panen.
Pemeliharaan Cincau
Hal yang sangat penting dalam
pemeliharaan ialah dengan melakukan penyiraman saat kering karena cincau
akan menghasilkan daun-daun yang kecil apabila kekurangan air. Pada
batang yang tua dan mengering perlu dilakukan pemangkasan hal ini supaya
dapat tumbuh tunas-tunas yang baru.
Cukup Mudah Bukan ??? 





0 komentar:
Posting Komentar