Belimbing wuluh ( Averrhoa Belimbi L. )
yang merupakan tumbuhan yang berbentuk pohon dengan memiliki ukuran
kecil dengan ketinggian 5 hingga 15 meter. Daunnya berpasangan, lonjong
bulat telur. Bunganya kecil dengan kelopak bunga kuning-hijau dan pada
mahkotanya merah agak ungu. Pada buahnya jorong, berair, sangat masam
kebanyak tumbuh pada batangnya. Pada Bijinya kecil-kecil.

Demikianlah pembahasan tentang 4 Tahap Mudah Budidaya Belimbing Wuluh “ Banyak Manfaat Bagi Kesehatan ” ini semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda, sekian dan terima kasih
4 Tahap Mudah Budidaya Belimbing Wuluh “ Banyak Manfaat Bagi Kesehatan ”
Pada belimbing wuluh ini merupakan
tumbuhan asli Indonesia dan daratan Malaya. Banyak dibudidayakan
didaerah tropika lainnya. Dapat tumbuh hingga ketinggian 750 mdpl. Pada
ketinggian tersebut belimbing wuluh dapat diketemukan tumbuh liar
dihutan semak belukar muda. Di Indonesia belimbing wuluh ini merupakan
tanaman budidaya pekarangan. Penanaman belimbing wuluh ini dikerjakan
penduduk hanya lebih bersifat untuk pelengkap pekarangan.
Pada belimbung wuluh selain untuk
pekarangan yang kering juga merupakan perbendaharaan jamu-jamu yang
lumayan manfaatnya bagi kesehatan yang diantaranya ialah sebagai berikut
ini.
- Sari daun belimbing wuluh dapat dimanfaatkan sebagai obat demam.
- Sari bunga belimbing wuluh yang telah direbus dapat dimunum sebagai obat batuk asalkan merebusnya dengan santen dan diminum waktu masih hangat-hangat kuku.
- Ranting-rantingnya yang mudah dilumat dengan bawang merah boleh dipakai sebagai tapel.
- Buah belimbing wuluh dapat dimanfaatkan sebagai bumbu masak, sambal dan bahkan dapat dimanfaatkan sebagai manisan yang memiliki rasanya sangat enak dan menyegarkan. Buah belimbing wuluh juga dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan noda dan dapat juga untuk mencuci tangan yang kotor.
Nah bagi yang ingin atau hobinya
bercocok tanam apa salah bila membudidayakan belimbing wuluh ini
dipekarangan rumah anda yang banyak manfaat ini berikut langkah budidaya
belimbing wuluh.
Persiapan Bibit
Hal yang penting dalam membudidayakan
ialah pembibitan. Untuk bibit belimbing wuluh ini biasanya dapat
diperoleh dengan cara mencangkok, menempel atau mengokulasi. Waktu untuk
penanaman bibit yang tepat ialah pada permulaan musim hujan, supaya
nanti pada akhir musim kalau sudah kekurangan air, bibit itu sidah kuat
dan tahan mengahadapi kekeringan musim kemarau karena saat-saat ini
sudah banyak membentuk akarnya.
Persiapan Tanah
Bila ditanam didaerah pegunungan hasinya
tidak bagus, karena suhunya terlalu rendah hal ini menghambat
pembentukan buah, sehingga tidak masak pada waktunya, dan ukurannya akan
tetap kecil saja serta rasanya kurang enak. Tanah yang gembur dan subur
sangat cocok, bibit-bibit harus ditanam dalam lubang tanaman dengan
ukuran 30 x 30 cm.
Yang memiliki kedalaman 50 cm, pada
waktu menggali lubang tanaman, lapisan tanah yang tadinya terletak di
bagian atas harus ditumpuk disuatu tempat tersendiri. Sedangkan untuk
lapisan tanah terletak dibawahnya ditumpuk ditempat yang lain tersendiri
pula. Kemudian dibiarkan selama 3 minggu.
Penanaman Belimbing Wuluh
Untuk menanam bibit tidak boleh terlalu
dalam, tempatkan batang tanaman itu persis ditengah-tengah lubang hal
ini supaya akar-akarnya mengembang ke daerah seputarnya dapat sama rata
menemukan tanah gembur yang usdah diberi pupuk kandang. Untuk mengisikan
tanah diantara susunan akar-akar tadi haruslah dengan hati-hati, bila
sudah tertimbun kemudian tekanlah sedikit dengan tangan, sebelum
ditimbun tanah lebih lanjut sapai penuh.
Apabila sudah penuh barulah boleh
diinjak-injak dengan menggunakan kaki supaya bibit tersebut lebih kuat
menancapnya diatas tanah. Untuk menanam lebih dari satu batang
dipekarangan rumah yang agak luas untuk jarak tanam antara yang satu
dengan yang minimal 6 meter.
Pemeliharaan Belimbing Wuluh
Pada hari pertama sesudah ditanamkan,
bibit tadi harus dilindungi dengan menggunakan atap rumbia atau dengan
daun kelapa. Pada bibit yang ditanam demikian sudah dapat berbunga dan
berbuah setelah berumur 3-4 tahun dan berbuahnya tidak terikat kepada
sesuatu musim tetapi setiap waktu sepanjang tahun dapat saja berbunga
dan berbuah.
Namun, sejak berumur satu tahun, harus
dikasih pupuk tambahan banyaknya sesuai dengan kebutuhan. Terutama umur
satu sampai sepuluh tahun pertama. Pohonnya harus mendapat pupuk yang
cukup supaya dikemudian hari tidak terlanjur menderita kekurangan
makanan. Semakin cukup mendapat makanan pada masa pertumbuhan maka makin
besarlah daya tahan pohon terhadap serangan hama penyakit.
Cukup Mudah Bukan ??? Apakah anda berminat ??? Demikianlah pembahasan tentang 4 Tahap Mudah Budidaya Belimbing Wuluh “ Banyak Manfaat Bagi Kesehatan ” ini semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda, sekian dan terima kasih






0 komentar:
Posting Komentar