Blewah ( cucumis melo L. kelompok
cantalupensis ) merupakan salah satu tumbuhan penghasil buah yang sudah
banyak sekali digunakan sebagai minuman penyegar di Asia Tenggara,
selain timun suri dan kolang kaling. Blewah merupakan sejenis dengan
buah melon namun berbeda kelompok budidaya, ia berbentuk liana seperti
juga labu dan mentimum.
Cara Menanam Dan Merawat Buah Blewah [ Banyak Khasiatnya Bagi Kesehatan ]
Yang pada umumnya blewah ini berbentuk
bulat besar, namun ada juga yang berbentuk lonjong yang memanjang dengan
memiliki warna jingga dan bercak kehijauan, didalamnya blewah ini
memiliki biji dengan daging buah berwarna jingga. Pada buah blewah ini
dapat ditemukan dipasar tradisional, tak jarang pula petani yang
membudidayakan tanaman blewah ini. Pada buah blewah ini baik sekali
untuk dapat dikonsumsi dikarenakan memiliki banyak sekali manfaatnya
bagi kesehatan.
Kandungan Nutrisi Buah Blewah
Nilai gizi blewah sangat bervariasi, semangkuk blewah mengandung antara lain yakni :
- 3.1 mg betakaroten
- 68 mg vitamin C
- 1.3 mg karbohidrat
- 494 mg potassium
- Dan 14 mg sodium
Selain itu juga yaitu :
- Unsur kalsium
- Fosfor
- Besi
- Niasin
- Protein
- Lemak tak jenuh ganda juga dapat diperoleh dari blewah
Sementara itu juga menurut The Jornal Of
Food Science 100 gram blewah rata-rata mengandung 12.69 mg magnesium,
mangan 0.03 mg, 0.05 mg tembaga, 0.10 mg seng, 0.003 mg kobalt dan 0.005
mg krom.
Mengingat tingkat kandungan beta-karoten
yang cukup tinggi, blewah baik untuk dikonsumsi karena dapat menangkal
radikal bebas yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung dan
kanker. Dalam RDA ( Recommended Dietary Allowance ) disarankan untuk
kita agar mengkonsumsi beta-karoten sekitar 5-6 mg per hari. Agar untuk
menjaga kesehatan jantung, mengacu pada saran kita tidak perlu rumit
untuk mendapatkan asupan beta-karoten. Karena hanya dengan mengkonsumsi
blewah secara teratur maka kita mempertahankan jantung agar tetap sehat
selalu.
Dan Untuk Manfaat Buah Blewah Bagi Kesehatan Yaitu :
- Dapat menurunkan tekanan darah tinggi
- Menjaga kesehatan mata
- Aman bagi penderita diabetes
- Sumber antioksidan yang baik
- Untuk menjaga kesehatan jantung.
Untuk menanam dan merawat blewah berikut ini hal yang perlu diperhatikan :
Cara Budidaya Buah Blewah
Untuk membudidayakan blewah tidaklah
susah namun sangtlah mudah efisien dan tidak memerlukan biaya banyak.
Cara menanam blewah kurang lebih sama dengan penanaman buah semangka.
Untuk teknik budidaya dimulai dengan penyiapan lahan tanah yang telah
dilubangi.
Akan lebih baik bila tanah tersebut juga
dibajak. Lalu tanah tersebut diberi pupuk kandang untuk menjaga kadar
kelembaban tanah, dolomite bisa digunakan setelah penaburan pupuk
kandang. Untuk kadar kelembaban tanah sebaiknya dijaga untu mendapatkan
kualitas tumbuhan yang baik. Berikutnya tanah diberi pupuk kimia dengan
dosis 200 kg per hektar. Sebaiknya hal ini juga diperhatikan karena
untuk penggunaan dosis dengan berlebihan juga tidak baik bagi tanaman
tersebut.
Penanaman
Untuk benih yang akan ditanam sebaiknya
disiapkan terlebih dahulu. Hal yang perlu untuk diperhatikan pada benih
blewah direndam dengan air selama kurang lebih 24 jam, hal ini
dimaksudkan untuk menjaga benih agar tidak mengalami kekeringan. Apabila
benih blewah tersebut tidak direndam maka biji tersebut bisa menjadi
kering dan tidak akan bisa tumbuh menjadi buah setelah ditanam nantinya.
Setelah benih tersebut direndam selama
satu hari lamanya, benih segera dibawa ke lahan penanaman. Untuk cara
menanam blewah ialah dengan menaburkan dua atau tiga benih blewah ke
dalam lubang tanah lalu lubang tanah yang telah dimasuki benih tersebut
ditimbun kembali dengan tanah. Untuk jarak tanam ialah 70 cm hal ini
untuk member celah ketika buah blewah telah tumbuh.
Perawatan
Untuk menghasilkan blewah yang bagus dan
yang berkualitas, perawatan blewah harus dilakukan dengan sangat baik.
Untuk pemupukan dilakukan pada saat tanaman berumur 7 hari, 20 hari, dan
35 hari. Pada pupuk yang akan digunakan terlebih dahulu dicampur dengan
air. kemudian pupuk yang telah bercampur denga air tersebut selanjutnya
disiramkan ke seluruh tanaman blewah dengan secara merata.
Untuk pupuk yang digunakan baik pupuk
kandang seperti kotoran ayam dan sisa dedaunan maupun pupuk kimia
seperti urea bisa dapat digunakan untuk pemupukan blewah. Apabila
perawatan tidak dilakukan dengan secara maksimal tidak menutup
kemungkinan tanaman akan terserang penyakit yang akan nantinya membuat
kualitas buah yang dihasilkan menjadi tidak bagus, malah dampaknya
kemungkinan juga mengalami kerugian.
Pemanenan
Pada buah blewah bisa mulai dipanen
ketika sudah berumur 50 hari, dua kali panen bisa terjadi dalam sekali
tanam. Bila penanaman dan perawatan dilakukan dengan maksimal, maka buah
yang dihasilkan pun juga akan baik dan tidak cacat. Setelah dipanen
blewah bisa dapat dijual ke pasar tradisonal atau bisa juga ke luar kota
untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi.
Untuk pembudidayaan blewah bisa
dilakukan dimana saja tanpa mengenal jenis tanah maupun iklim daerah
ditempat pembudidayaan. Yang penting ialah bagaimana cara merawat blewah
yang baik agar hasil yang didapat juga maksimal dan sangat
menguntungkan. Hal ini juga bisa dilakukan siapa saja karena proses
pembudidayaannya sangatlah muda.






0 komentar:
Posting Komentar