This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 08 April 2016

Wow !!! Hasil Yang Melimpah [ Bernilai Ekonomi ] Dengan Budidaya Semangka Inul

Siapa yang tidak mengenal dengan jenis buah yang satu ini mempunyai rasa yang manis dan memiliki kandungan air yang begitu tinggi. Iya buah itu ialah semangka yang merupakan salah satu jenis buah yang sangat popular di masyarakat khususnya di Indonesia. Pada buah semangka dapat menjadi alternatif pilihan buah yang dapat menyehatkan dan juga dapat menyegarkan. Berikut inilah tips mengenai bagaimana cara membudidayakan semangka inul untuk hasil yang memuaskan.
semangka inul1

Wow !!! Hasil Yang Melimpah [ Bernilai Ekonomi ] Dengan Budidaya Semangka Inul

Syarat Tumbuh

Untuk hasil yang hasil yang maksimal dalam budidaya semangka inul syarat tumbuh juga sangat perlu diperhatikan yaitu :
  • Memiliki curah hujan yang ideal 40 hingga 50 mm/bulan.
  • Terkena sinar matahari yang optimal sepanjang hari.
  • Memiliki suhu yang optimal +/- 250 C.
  • Cocok ditanam didataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl.
  • Kondisi tanah cukup gembur kaya bahan organik bukan tanah asam dan tanah kebun/persawahan yang telah kering
  • Cocok pada jenis tanah berpasir dengan memiliki keasamaan pH 6-6.7

Teknik Pembibitan

Teknik dalam membudidayakan untuk semangka inul ini sangat perlu seperti persiapan media semai, perkecambahan benih dan persemaian benih / pemeliharaan bibit sebagai berikut.

Persiapan Media Semai

  • Dengan mencampurkan solbi agro dengan sebanyak 100 ml dengan pupuk kandang sebanyak 50 kg dan tanah untuk lahan dengan seluas 1000 m2, kemudian didiamkan 1 minggu ditempat teduh dengan selalu dijaga kelembabannya dan sesekali diaduk aduk.
  • Campurkan tanah halus ( tanah yang sudah diayak ) sebanyak 2 ember, pupuk kandang matang yang telah diayak 1 ember dan TSP +/- 50 gram kemudian dimasukkan ke dalam polybag dengan ukuran 8 x 10 cm sampai terisi 90%.

Perkecambahan Benih

  • Benih dimasukan kedalam kail kemudian direndam dengan larutan solbi agro sebanyak 5 cc per liter selama 10 jam.
  • Begitu selesai dilakukan perendaman benih tersebut diperam dalam kertas sampur berwarna coklat atau Koran selam 1 hingga 2 hari.
  • Selanjutnya benih yang telah berkecambah dipindahkan ke media persemaian.

Persemaian Benih Dan Pemeliharaan Bibit

  • Pada media semai disiram air dengan secukupnya
  • Pada benih yang telah dikeluar calor akar sepanjang 2 cm disemaikan dalam polybag dengan memiliki kedalaman 1 hingga 1,5 cm.
  • Pada polybag pesemaian diletakkan berderet dan terkena dengan sinar matahari penuh.
  • Untuk penyiraman 1 hingga 2 kali sehari dan pada umur 12 hingga 14 hari bibit siap dipindahkan tanam ke lahan.

Pengolahan Lahan

Setelah melakukan pembibitan hal yang selanjutnya yang perlu dilakukan pengolahan lahan berikut ini yang perlu diperhatikan.
  • Langkah awal yakni dengan melakukan pembajakan dengan memiliki kedalaman hingga 30 cm dan kemudian dihaluskan dan diratakan
  • Kemudian lahan dibersihkan dari sisa-sisa perkaran dan batu.
  • Buat bedengan dengan memiliki lebar 1 meter, tinggi 0,5 meter dan lebar telasah 2 meter.
  • Lalu berikan kapur dolomite agar mencapai pH 6-6.7
  • Selanjutnya berikan pupuk kandang yang telah dicampur dengan solbi agro ( 1 liter solbi agro untuk 1 ton pupuk kandang ) seminggu sebelum ditanam
  • Untuk pemupukan dasar dengan menggunakan TSP 200 kg/ha, ZA 140 kg/ha dan KCL 130 kg / ha.
  • Pada bedengan perlu diberi plastic mulsa dengan ukuran lebar 110-150 cm hal ini dimaksudkan agar membantu mengurangi penguapan air dan pertumbuhan tanaman pengganggu lainnya.

Penanaman Dan Pemeliharaan

Setelah pengolahan lahan selanjutanya dengan melakukan penanaman dan pemeliharaan sebagai berikut.

Pembuatan lubang tanam

  • Hal ini dilakukan satu minggu sebelum penanaman dengan kedalam 8 cm dengan jarak 20-30 cm dari tepi bedengan.
  • Untuk jarak tanam antar lubang 90-100 cm
  • Untuk penanaman sebaiknya pagi atau sore hari kemudian dilakukan penyiraman sampai cukup basah.

Pemeliharaan tanaman

  • Penyulaman
    Penyulaman dilakukan 3 hingga 5 hari setelah tanam
  • Penyiangan
    Lakukan penyiangan dengan cara mengatur cabang primer dan hanya dipelihara 2-3 cabang saja tanpa memotong cabang sekunder, ujung cabang sekuder disisakan 2 helai daun, cabang sekunder yang tumbuh pada ruas yang ada buahnya dipotong agar tidak mengganggu pertumbuhan buah, dan lakukan perempelan tunas muda yang tidak berguna karena mempengaruhi pertumbuhan buah.
  • Pengairan dan penyiraman
    Untuk pengairan dilakukan dengan cara dibasahi saluran antar bedengan dengan cara disiram dengan pipa atau digembor dengan waktu 4 hingga 6 hari dan volume penyiraman tidak boleh terlalu berlebihan.
  • Pemupukan
    Untuk pemupukan satu minggu setelah tanam dengan menggunakan ZA 40kg/ha, KCL 140 kg/ha, pemupukan semangka dua minggu setelah tanam menggunakan ZA 120 kg/ha, TSP 85 kg/ha, KCL 170 kg/ha, pemupukan semangka saat berbunga menggunakan ZA 130 kg/ha, KCL 30 kg/ha dan untuk penyemprotan solbi agro dengan dosis 500 ml dilarutkan dengan 200 liter air dan sisemprotkan merata setiap 2 minggu sekali.
  • Sortir buah
    Pilih buah yang cukup besar bulat baik dan tidak cacat terletak antara 1 hingga 1.5 m dari perakaran tanaman, sisakan hanya 1-2 buah saja lainnya dipangkas dan jika berat buah sudah hamper 2 kg bolak balik buah agar didapat pencahayaan matahari dan warna yang merata.

Hama Dan Penyakit

Hama tanaman semangka dapat digolongkan dalam 2 kelompok yakni hama yang tahan dan tidak tahan terhadap pestisida contohnya kutu daun yang berwarna hijau pupus, hidup bergerombol, tidak bersayap dan mudah berkembang biak. Gejal serangnya yakni timbulnya bercak kuning pad daun pengendalian dilakukan secara non kimiawi dan kimiawi dengan obat-obatan.

Hama kedua ialah hama yang tahap terhadap pestisida seperti tikus, binatang piaraan. Ini bisa dapat dikendalikan dengan upaya menjaga matang selalu bersih dengan mendirikan pagar yang mengelilingi tanaman pemasangan suatu alat yang mengahasilkan bunyi-bunyi bila ditiup angin  dan melakukan giliran jaga.
Sementara dari penyakit yang sering menyerang tanaman semangka ialah layu fusarium, bercak daun antraknosa, busuk buah dan karat daun. Untuk pengendalian berbagai penyakit ini bisa dilakukan secara kimiawi dan non kimiawi. Cara kimiawi ialah dengan menggunakan pestisida yang tepat sementara cara non kimiawi ialah dengan menjaga kondisi lingkungan lahan.

Panen Dan Pasca Panen

Untuk umur semangka berkisar 70 hingga 100 hari setelah tanam, untuk ciri-ciri buah yang siap penen ialah terjadinya perubahan warna buah dan batang buah mulai mengecil. Usahakan sebaik mungkin agar tidak terjadi kerusakan buah sehingga mempengaruhi mutu buah dan harga julanya. Mutu buah dipengerahui dengan adanya derajat kemasakan yang tepat karena akan mempengaruhi mutu rasa, aroma dan penampakan daging buah dengan kadar air yang sempurna. Didalam mempertahankan mutu buah agar kondisi selalu baik sampai pada tujuan dilakukan pengemasan dengan proses pengepakan yang secara benar dan hati-hati. Atau bisa juga denga menggunakan tempat buah yang standar untuk mempermudah pengangkutan.
Mari kita tingkatkan hasil pertanian Indonesia dengan melimpah dengan cara budidaya tanaman yang bernilai ekonomi.

Banyak Manfaat Untuk Kesehatan Dan Keuntungan !! Menanam Strawberry Di Polybag

Pada buah strawberry ini tak diragukan lagi yang merupakan salah satu jenis buah yang paling digemari olah masyarakat. Beberapa tahun yang lalu, pada buah yang memiliki warna merah ini bahkan pernah menjadi buah elit yang banyak sekali orang bermimpi untuk memakannya.
strawberry

Banyak Manfaat Untuk Kesehatan Dan Keuntungan !! Menanam Strawberry Di Polybag

Buah yang memiliki tampilan yang menawan dengan warna yang terang ini memiliki rasa yang begitu segar dan banyak memiliki manfaat untuk kesehatan, beberapa manfaat strawberry bagi kesehatan diantaranya :
  • Untuk menjaga kesehatan jantung, Vitamin C dan Anthocyanidins pada buah ini berguna untuk menjaga arteri dari kerusakan dan mencagah pembekuan darah.
  • Dapat mencegah dari penyakit kanker, antioksidan yang terdapat dalam buah ini bermanfaat untuk menangkal radikal bebas penyebab kanker.
  • Dan juga dapat menurunkan kolestrol zat pembentuk warna dan bau pada strawberry bermanfaat untuk mencegah penyakit cardiovascular.
Pada buah strawberry ini dapat dibudidayakan dikebun namun dapat juga dibudidayakan dipot atau polybag. Secara gari besar cara menanam sama saja. Hanya media tanam yang membedakannya. Untuk menanam strawberry dikebun sangat memerlukan usaha yang lebih banyak disbanding menanam strawberry dipot atau polybag, karena harus mempersiapkan lahan tanamnya, berikut ini beberapa langkah menanam strawberry yang benar.

Persiapan Bibit

Untuk persiapan bibit strawberry merupakan salah satu langkah untuk menentukan hasil panen dikemudian hari, untuk bibit strawberry sebaiknya berasal dari bibit yang memiliki tahan terhadap hama atau penyakit dan terbukti menghasilkan. Untuk mendapatkan bibit yang berkualitas ada baiknya ada langsung ke mendatangi ke petani strawberry hal ini memberikan keuntungan tersendiri disamping bisa mendapatkan bibit yang berkualitas atau ada bisa mendapatkan bibit strawberry dari kios-kios yang menjual bibit. Pilihlah bibit yang wadahnya masih bagus dan tidak ada lubang-lubang pada wadah yang memungkinkan semut atau kutu dapat masuk dan merusak biji strawberry.
Selanjutnya setelah mendapatkan bibit ialah melakukan penyemaian bibit strawberry, buatlah tempat penyemaian dengan cara menggemburkan tanah dengan menggunakan cangkul dan dibuat bedengan atau galengan. Untuk luas lahan persemaian disesuaikan dengan jumlah bibit yang akan ditanam. Campurkan pupuk kandang pada tanah yang telah digemburkan kemudian aduk kembali dan bentuk lahan semai sampai permuakaannya rata.
Selanjutnya taburkan biji-biji strawberry dengan secara merata dan kemudian tutup dengan menggunakan tanah yang halus dengan secara merata dan lapisan penutupnya jangan terlalu tebal, buatlah peneduh dengan menggunakan daun-daun atau menggunakan jaringan pertanian lakukan penyiraman dengan secara rutin pada pagi dan sore harinya.

Persiapan Lahan

Dalam menanam strawberry hal yang perlu dilakukan ialah dengan menggemburkan lahan tanam dan membuat bedengan atau galengan. Dengan ukuran galengan ialah lebar 80-100 cm dan tebal sekitar 30 cm dan panjang disesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki. Kemudian taburkan pupuk kandang dan aduk dengan merata. Lalu biarkan lahan tanam yang disiapkan selama 1 minggu sebelum ditanami. Pasang platik mulsa hal ini dimasudkan untuk mengurangi tumbuhnya gulma atau rumput-rumput liar kemudian buatlah lubang-lubang pada plastik tersebut sebagai lubang tanama dengan jarang 30 cm antar lubang.
Dan bila adan ingin menanam strawberry dalam sebuha pot atau polybag maka isilah pot atau polybag dengan campurab tanah gembur dan pupuk kandang dengan memiliki perbandingan 1 : 1 isi hingga 2/3 bagian pot atau polybag terisi kemudian biarkan hingga 1 minggu sebelum ditanami hal ini untuk memastikan pupuk tercampur dengan sempurna.

Penanaman

Setelah bibit strawberry yang disemai sudah siap maka melakukan pemidahan ke lahan tanam yang permanen yang diinginkan. Lakukan pemindahan denga secara perlahan dengan tetapt mengikutkan tanah semaian sedikit yang ada diakarnya. Untuk penanaman sebaiknya dilakukan pada saat dipagi hari sebelum matahari meninggi hal ini agar tidak mudah layu. Setelah bibit tersebut dipindahkan lalu tutup dengan menggunakan pupuk kandang atau abu hasil pembakaran kayu selanjutnya penyiraman dengan secra rutin pada pagi dan sore harinya.

Pemeliharaan

Untuk melakukan pemeliharaan yang dilakukan yakni dengan melakukan penyulaman bibit strawberry yang mati. Melakukan penyiangan rumput-rumput yang mungkin tumbuh dan pemupukan, untuk pemupukan dapat menggunakan pupuk kimia seperti NPK untuk menghasilkan tanaman strawberry yang cepat berbuah perlu dilakukan dengan pemotongan pohon strawberry yang menjulur panjang. Pemotongan tersebut bertujuan agar nutrisi yang ada difokuskan untuk berbuah.

Pemanenan

Pada Pohon strawberry ini akan menghasilkan buah pada sudah mencapai umur sekitar 4 bulan dari penanaman, lakukan pemanenan denga cara memotong tangkai buah dengan menggunakan gunting pangkas khsus buah atau bisa menggunakan pisau yang tajam. Untuk buah strawberry ini biasa dimanfaatkan sebagai buah langsung konsumsi saat baru panen juga biasa diolah menjadi bahan makanan atau minuman seperti jus, selai dan lain sebagainya.
Bagaimana cukup mudah bukan ??? bagi anda yang hobinya bercocok tanam sangat cocok sekali dengan menanam pada buah ini yang banyak manfaatnya ini

Peluang Bisnis Dengan Budidaya Bengkuang [ Bernilai Ekonomi ]

Bengkuang ( pachyrhizus erosus ) adalah tumbuhan yang termasuk jenis menjalar, pada tumbuhan dapat tumbuh hingga mencapai panjang 5 sampai 6 meter dengan kebiasaannya menjalar serta membelit. Pada bengkuang ini diambil umbinya serta bisa dimanfaatkan untuk beragam aneka seperti bahan makanan ( dibuat tepung ), bahan baku obat dan dapat juga sebagai pangan olahan yang lainnya.
bengkuang

Peluang Bisnis Dengan Budidaya Bengkuang [ Bernilai Ekonomi ]

Pada bengkuang ini ada 2 varietas yang di budidayakan di Indonesia yaitu varietas genjah dan badur.
  • Varietas genjah ialah memiliki umur panen yang lebih cepat yakni sekitar 4-5 bulan.
  • Varietas badur ialah panennya berumur sekitar 7-11 bulan.

Syarat Tumbuh

Untuk membudidayakan bengkuang ini sangat cocok sekali bila dilakukan yaitu :
  • Didataran rendah hingga ketinggian 1500 m dpl. Namun untuk ketinggian yang paling ideal yakni 200-800 m pdl.
  • Memiliki curah hujan sekitar 700-1000 mm/tahunnya
  • Suhu ideal 25 hingga 28 derajat celcius
  • Tumbuhan bengkuang ini dapat tumbuh dengan baik ditanah lempung berpasir dengan memiliki kandungan hara yang tinggi serta keasaman dikisaran 4.5-8 pH.
Untuk membudidayakan bengkuang berikut ini caranya perlu untuk diperhatikan langkah seperti dibawah ini.

Persiapan Benih Bengkuang

Untuk benih bengkuang ini bisa didapatkan dengan melalui 2 cara yaitu :
  • Yang pertama dengan menyeleksi dari tanaman yang telah ada, caranya dengan memilih beberapa tanaman yang terlihat sehat kemudian biarkan tanaman tersebut tumbuh berbunga sampai mengeluarkan polong. Sedangkan dari tanaman lainnya tetap dipangkasi bunganya karena pada tanaman bengkuang yang bunganya tidak segera dipangkas maka tidak memberikan hasil umbinya. Pada polong yang telah tumbuh sampai tua polong tersebut siap untuk dipanen sebagai benih. Apabila benih tersebut akan disimpan sebaiknya jangan dibuka dahulu kulit polongnya. Bila sudah dibuka harus disimpan ketempat yang kering serta tertutup dengan rapat. Dengan cara penyimpanan yang baiklah benih dapat bertahan hingga 1 tahun.

  • Yang kedua dengan menyeleksi dari benih hasil panen, dengan memilih beberapa umbi yang berkualitas yang bagus hal ini dapat dilihat dari ukuran juga dari bentuknya. Kemudian umbi disimpan ditempat yang mempunyai kelembaban yang cukup, lalu biarkanlah tunas tumbuh pada umbi tersebut. Setelah umbi tersebut mulai tumbuh tunasnya kemudian lakukan seleksi pada tunas tersebut. Pada tunas yang bagus adalah tunas yang paling dekat dengan pusat dari umbi. Lalu tanaman bengkuang itu dibiarkan bunganya tumbuh hingga dapat menghasilkan polong setelah polong ada selanjutnya dapat dipanen dan dapat dijadikan benih, untuk cara yang kedua ini dapat menghasilkan benih yang lebih bagus dibandingkan dengan cara yang pertama.

Pengolahan Tanah Dan Penanaman

Dalam pengolahan tanah hal yang pertama perlu dilakukan dengan membajak atau mencangkul hal ini dimaksudkan agar pada tanah menjadi gembur. Kemudian buatlah bedengan tujuannya supaya drainase tanah dapat berjalan dengan cukup baik. Untuk bedengan tersebut memiliki ukuran yaitu :
  • Lebar bedengan 1 meter
  • Tinggi 20-25 cm
  • Panjang bedengan sesuaikan dengan kontur dari tanah
  • Jarak antar bedengan 40-50 cm
Setelah pengolahan tanah, lalu lakukan penebaran ataupun campurkan dengan pupuk kandang atau kompos. Untuk jumlah pupuk dasar kira-kira 20 ton digunakan dalam per hektarnya. Selanjutnya aduk hingga merata. Selanjutnya membuat sebuah lubang tanam dengan cara ditugal dengan ukuran yaitu :
  • Kedalaman 5-7 cm dalam 1 bedeng dibuat 2 baris lubang yang memiliki jarak dalam barisanya 25 cm.
  • Jarak antar barisnya 30 cm
Kemudian masukkan benih bengkuang tersebut disetiap tugalan sebanyak 1 biji dan timbun dengan menggunakan tanah lalu siramsedikit agar kelembaban tanah terjaga. Kebutuhan benih dari bengkuang kira-kira mencapai 25-30 kg per hektarnya.

Catatan :

Sebelum melakukan penanaman sebaiknya benih bengkuang direndam terlebih dahulu dalam waktu 6-12 jam lalu tiriskan serta biarkan selama 1 hari lamanya. Dari sana akan terlihat calon-calon tunas yang nantinya tumbuh pada biji bengkuang, setelah itu bibit dapat ditanam.

Perawatan

Pada bengkuang ini termasuk tumbuhan yang tehan terhadap kekeringan atau kemarau, namun bila terjadi kekeringan ekstrim perlu dilakukan penyiraman yang secukupnya dan perlu diperhatikan jangan dilakukan penyiraman setengah basah karena akan menjadikan tumbuhan tersebut mati serta layu. Setelah benih telah berumur 2 minggu biasanya sudah terlihat batang dan mulai menjalar pada saat kondisi seperti ini dapat dilakukan penyiangan tergantung dari kondisi lahan.
Disaat ini jugalah penyulaman dilakukan bagai tanaman bengkuang yang tidah tumbuh. Gunakan kacang tanah untuk penyulaman karena kacang tanah memiliki fungsi dalam memperkaya nitrogen ditanah. Pada memasuki umur 3 minggu tambahkanlah pupuk kompos kering atau bisa dengan menggunakan sekam ayam dan ketika mencapai 1 bulan lakukan proses pengguntingan pucuk daun disemua tumbuhan yang ada.
Lalukan juga pengguntingan disaat bengkuang sudah berumur 2 bulan serta 3.5 hal ini dimaksudkan untuk memancing tunas baru yang akan tumbuh dan perkembangan umbi menjadi lebih cepat serta dilakukan apabila bunga 80% telah mekar.

Pengendalian Hama Dan Penyakit

Untuk membudidayakan bengkuang ini biasanya tidak mempunyai hama maupun penyakit tapi hal ini tetap harus diperhatikan apabila timbulnya bercak daun, tungau daun merah serta kumbang dengan cara rotasi tumbuhan dengan palawija lain, pengolahan tanah harus sempurna, sanitas kebun serta pemilihan benih ataupun bibit yang baik.

Pemanenan Bengkuang

Pada tumbuhan bengkuang ini mulai dapat dipanen bila sudah berumur 4 bulan. Untuk memanen dengan cara dicabut ataupun digali, membudidayakan bengkuang yang benar dan baik dapat menghasilkan 7 hingga 8 ton per hektarnya.
Nah Bagaimana bagi yang hobi bercocok tanam apa salahnya mencoba, bukan ??? untuk mendapatkan keuntungan dengan hasil yang melimpah !!! :)

Sudah Tau Kan Pohon Kemiri ?? Begini Cara Menanam Buah Kemiri Bumbu Masak Yang Punya Khasiat Bagi Kesehatan

Kemiri merupakan buah yang selalu di gunakan untuk bumbu masakan, Selain itu kemiri juga memiliki khasiat bagi kesehatan dan juga kecantikan mulai dari buah daun sampai dengan kulit kayu nya. Buah kemiri juga mengandung minyak yang dapat bermanfaat bagi kecantikan. Di pasar buah kemiri juga memiliki harga yang cukup tinggi karena ini juga merupakan kebutuhan pokok untuk sehari-hari. Berikut adalah tata-cara budidaya buah kemiri.
Sudah Tau Kan Pohon Kemiri Begini Cara Menanam Buah Kemiri Bumbu Masak Yang Punya Khasiat Bagi Kesehatan

Sudah Tau Kan Pohon Kemiri ?? Begini Cara Menanam Buah Kemiri Bumbu Masak Yang Punya Khasiat Bagi Kesehatan

Persiapan Benih

Benih kemiri didapat dari buah yang sudah masak (tua), dan dapat diperoleh sesudah 3-4 bulan dari masa berbunga buah yang masak tua akan berjatuhan dan dari situ kita dapat memanfaatkanya untuk pembibitan. Langkah sebelum biji disemai, Biji direndam dalam air dingin selama 15 hari, lalu buat biji menjadi retak.
Mengikir biji pada periode yang akan keluar lembaga. Sesudah 45 hari semai siap disapih dan dilaksanakan seleksi semai dan yang harus diperhatikan pilih semai yang tegak lurus, sehat dan sehat dan waktu dilakukan pencabutan agar hati-hati agar akar tidak rusak/luka.
Biji yang diperoleh pada semaikan dengan media tabur dari tanah dan pasir dengan perbandingan 1 : 2 dan campuran ini disaring dengan kawat saringan berukuran 2 mm. Kemudian campuran ini sebaiknya disterilkan dengan cara digoreng sebelum dimasukkan kedalam bak plastik dengan tujuan agar bebas untuk bibit penyakit.
Biji kemiri disemai sedalam ± 2,5- 10 cm. Pembibitan baru dapat digunakan sesudah berumur 6 sampai one particular tahun.

Persiapan Lahan

Untuk tanaman kemiri maka jarak tanam yang digunakan adalah 4 M x 4 M atau p 5 M x 5 M. Untuk membantu jarak tanam dan arahnya tertata rapi maka dibuat dengan diajir dahulu. Sebelum benih disebar, lahan tanam dibersihkan terlebih dahulu dari tanaman penggangu dan pada ajir dilobangi dengan ukuran :  40 x 40 x 30 cm.

Penanaman

Untuk mendapatkan kestabilan tumbuh kembang yang baik sebelum di tanam lebih baik lahan di beri pupu , lahan dipupuk dengan pupuk an organic masing-masing lubang tanam dipupuk sebanyak 75 gram urea, 50 gram KCl serta 50 gram SP.
Perbuat juga penggunaan pupuk hayati untuk pembenah tanah yang mampu memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah dengan menggunakan bio G 2000 Z, Phosmit, air flow dengan perbandingan 1 : 1 : 180.
Siramkan pada lobang tersebut 0, 5 liters air campuran tersebut. Penanaman dilakukan dengan menimbun hingga batas leher akar, hati-hati akar jangan sampai bengkok. Jika ada akar yang sudah keluar sebaiknya dipotong.

Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman kemiri dapat dilakukan dengan panduan pengendalian gulma dan tanaman pengganggu lainnya, penyiraman, pemupukan dan pemangkasan.
Pengendalian Gulma dan Tanaman Pengganggu Lain. Pemeliharaan tanaman kemiri uzur muda (1-3 tahun), yang paling utama adalah mengontrol agar di sekitar batang pokok tanaman tidak ditumbuhi oleh gulma atau tanaman pengganggu lainnya.
Untuk membasmi gulma atau tanaman pengganggu lainnya dapat dilakukan sebagaiselaku, ala, menurut, mekanis, yaitu setiap several bulan sekali mencabut ataupun membongkar gulma atau tanaman pengganggu tersebut. Ketika membersihkan gulma, sekaligus dapat dilakuin pendangiran agar komposisi udara di dalam tanah tentu baik.
Penyiraman. Pada ketika tanaman kemiri masih anak remaja (berumur 1-3 tahun), amat membutuhkan air yang lumayan. Oleh sebab itu, pada musim kemarau, tanaman kemiri pada umur-umur tersebut perlu disiram awd hari, khususnya setelah diaplikasikan pemupukan.

Pemupukan

Tanaman Kemiri adalah tanaman yang bukan menuntut kesuburan tanah, walaupun tetap perlu diberi pupuk secara rutin agar produksi buahnya menjadi lebih teliti. Pada tanaman berumur remaja, pemupukan mutlak diperlukan. Pemupukan dapat dilakukan dengan pupuk kandang (organik) maupun pupuk kimia (anorganik).
Dalam 1 tahun, pemberian pupuk kandang untuk tanaman kemiri remaja sebaiknya dilakukan satu saat. Pemupukan dapat dilakukan dengan cara menggali tanah melingkari batang pohon tanaman sedalam 40 cm dan sedikit di luar lingkar tajuk daun.

Pupuk kandang dimasukkan kedalam galian tersebut sebagaiselaku, ala, menurut, merata dengan permukaan 15 cm dibawah permukaan tanah, kemudian ditutup kembali dengan tanah. Pemberian pupuk kandang akan menambah kesuburan tanah dan memperbaiki kondisi fisik tanah.
Jika pemupukan diaplikasikan dengan pupuk kimia, hingga jenis pupuk yang mengenai dipakai harus dipilih serasi kondisi tanaman.
Pada tanaman muda dapat diberikan pupuk dengan kandungan Kalium rendah, dan kandungan Phosfor dan Nitrogen tinggi. Sedangkan di dalam tanaman dewasa atau yang sudah berproduksi diberi pupuk dengan kandungan Kalium banyak.
Jenis-jenis pupuk kimia yang mengandung unsur-unsur tersebut ialah urea (mengandung Nitrogen), TEASPOON (mengandung Phosfor) dan KCL (mengandung Kalium). Pupuk kimia sebaiknya diberikan dua saat dalam setahun, yaitu menjelang musim hujan dan menjelang musim kemarau.
Cara pemupukan dapat dilakukan dengan trik menggali tanah melingkar batang pokok tanaman tepat kurang dari lingkaran tajuk daun yang terluar. Pupuk ditaburkan sebagaiselaku, ala, menurut, merata dalam lubang galian tanah tersebut, kemudian ditimbuni tanah kembali.
Dosis pemberian pupuk untuk satu batang tanaman kemiri sebagai berikut :
Umur 1 T h :
  • Urea 50 gram,
  • TSP forty gram dan KCL twelve gram;
Umur 2 Th :
  • Urea 100 gram,
  • TSP 80 gram serta KCL 20 gram;
Umur 3 Th :
  • Urea 150 gram,
  • TSP one hundred twenty gram dan KCL forty gram;
Umur 4 Th :
  • Urea 200 gram,
  • TSP 150 gram kemudian KCL 60 gram;
Umur 5 Th :
  • Urea 300 gram,
  • TSP one hundred and fifty gram dan KCL 90 gram;
Umur 6 Th :
  • Urea 500 gram,
  • TSP 150 gram serta KCL 250 gram;
Umur 7 Th Keatas :
  • Urea 1000 gram,
  • tidak TSP dan KCL 750 gram.

Pemangkasan

Pemangkasan sebaiknya dilakukan semasa musim hujan, karena bagi pertumbuhan tunas-tunas baru, pohon kemiri membutuhkan banyak air flow. Pemangkasan juga harus ditonton dengan pemupukan anorganik.
Pemangkasan dilakukan terhadap cabang-cabang pohon yang sudah tua, rusak, lemah, sakit, atau yang terlalu berdempetan satu dengan yang lainnya, agar sirkulasi udara dan sinar matahari cukup.

Panen

Buah kemiri yang dapat digunakan seluruh kebutuhan. Tanaman kemiri mengenai berbuah setelah berumur 3, 5 s/d 4 tahun. Buah kemiri cukup memiliki nilai ekonomi tinggi dan juga dapat di manfaatkan untuk kesehatan dan kecantikan.
Nah bagaimana anda berminat untuk segera melakukan tanam buah kemiri ??? Menanam pohon kemiri juga merupakan salah satu untuk membuat jantung bumi menjadi sehat …
Dikutip dari JituNews.Com

Ini Loh !! Budidaya Labu Siam, Peluang Bisnis Yang Menjanjikan

Sebagian kebanyakan orang pastinya tidak asing lagi dengan jenis buah yang satu ini, labu siam atau dengan sebutan nama waluh siam ini merupakan pohon atau tanaman yang berjenis merambat. Pada buah labu siam ini memiliki warna hijau yang berbentuk membulat agak lonjong dan memmiliki tekstur garis-garis yang masuk kedalam.
labu siam 1

Ini Loh !! Budidaya Labu Siam, Peluang Bisnis Yang Menjanjikan

Pada buah ini memiliki kulit yang sangat tipis dan akan mengeluarkan getah yang cukup banyak pada saat dikupas maupun dipotong. Jika dibelah, kita akan melihat bahwa daging pada buah labu siam tersebut sangat tebal dan ditengahnya terdapat bagian yang berwarna lain yang menyerupai biji buah.

Manfaat Pada Labu Siam

Pada buah labu siam yang satu ini biasanya diolah untuk bahan konsumsi yang berupa sayuran maupun lalapan, akan tetapi apabila memasak labu siam ini tidak bisa dengan sembarangan. Buah yang satu ini memiliki kandungan getah yang begitu banyak hal ini sangat memerlukan penanganan yang khusus sebelum dapat dikonsumsi.
Salah satu cara untuk memasak pada labu siam agar getahnya tidak menimbulkan masalah yakni dengan cara menggosok-gosokan buah labu yang telah dibelah hal ini dimasudkan untuk mengeluarkan getahnya, kemudian buah tersebut direndam terlebih dahulu selama beberapa waktu.

Peluang Usaha Budidaya Labu Siam

Pada labu siam ini setelah menjadi sayuran, memiliki rasa yang enak. Untuk sekarang ini labu siam secara umum telah digunakan untuk membuat masakan. Dengan secara otomatis menyebabkan kebutuhan buah labu siam di pasaran cukup besar karena tingkat konsumsi masyarakat terhadap buah satu ini yang cukup tinggi.
Dengan begitu kita bisa dijadikan lahan usaha yang cukup menguntungkan. Nah bagi anda yang minat atau ingin membudidayakan labu siam maka berikut ini akan bahas beberapa hal penting mengenai teknik budidaya labu siam.

Lahan Ideal Budidaya Labu Siam

Pada labu siam ini dapat ditanam dan tumbuh dengan subur pada wilayah dengan memiliki ketinggian antara 200 meter hingga 1000 meter diatas permukaan laut. Untuk cara menanam pada labu siam tergolong sangat sederhana.
Baik pada wilayah rendah yang memiliki hawa udara panas maupun wilayah dataran tinggi yang memiliki hawa udara dingin bisa menjadi tempat yang cocok untuk membudidayakan tanaman labu siam tersebut. Oleh karena itu pada buah yang satu ini bisa ditemui baik didaerah tropis maupun didaerah subtropis.

Baik juga bagi yang hobi yang pencinta bercocock tanam untuk menumbuhkan tanaman satau ini dihalaman rumah atau dipekarangan. Dari pada tanah tidak digunakan sebaiknya kita bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman yang menghasilkan buah yang bermanfaat ini.
Untuk labu siam ini tidak akan memakan tempat karena tergolong jenis tumbuhan yang merambat, kita hanya perlu menyediakan batang rambatan yang pas, sehingga justru bisa membuat pekarangan kita terlihat asri dengan adanya tanaman labu siam ini.

Pengolahan Lahan

Untuk membudidayakan labu siam tidaklah begitu rumit, awal mulanya kita mengolah tanah dengan cara yang telah umum yaitu dengan cara dibajak dan diseimbangkan unsur haranya. Selanjutnya dengan membuat parit-parit dilahan untuk memudahkan dalam mengairi tanaman nantinya. Sebaiknya untuk pola tanam dan parit-parit dibuat seperti garis-garis berjajar yang melintang dengan arah dari timur ke barat.

Pembibitan Buah Labu Siam

Untuk pembibitan labu siam dilakukan lewat biji yang didapat dari buah labu siam yang telah sangat tua. Kemudian biji-biji labu siam disemaikan ditempat yang lembab sampai tumbuh kecambah atau tunas yang baru. Selanjutnya untuk menanam bibit tersebut yakni bibit yang telah siap dimasukkan ke lubang-lubang tanam diatas lahan. Jarak tanam yang ideal untuk tanaman pada labu siam yakni sekitar 1 meter persegi.

Penanaman Dan Pemeliharaan

Untuk penanaman pada labu siam ini dilakukan dengan cara memasukan biji-biji yang telah tumbuh tunasnya tadi, kemudian ditutup dengan lapisan tanah. Dapat memasukan 3 buah biji ke dalam setiap lubang tanam. Selanjutnya tetap menjaga tanaman labu siam dari berbagai hama, termasuk dari rumput liar yang tumbuh disekitarnya. Lalu perlu memasang media rambat yang bentuk dan ukurannya ideal sehingga untuk memudahkan saat panen.
Bagaimana cukup gampang bukan ?? bila yang hobi bercocok tanam yang mempunyai pekarangan dirumah cukup memadai apa salahnya mencoba

Burung Puyuh Anda Terserang Penyakit ??? Inilah Cara Pengendaliannya

Burung puyuh ( Coturnix-coturnix Japonica ) ialah sejenis burung yang tidak bisa terbang, yang memiliki ukuran tubuh yang relatif terbilang kecil, yang berkaki pendek dan dapat diadu. Pada burung puyuh ini biasa disebut juga dengan Gemak ( Bahasa Jawa ). Quail ( Bahasa asing ) yang merupakan bangsa burung ( liar ) yang pertama kali diternakan di daerah negara Amerika Serikat pada tahun 1870. Kemudian terus dikembangkan ke seluruh penjuru dunia.
puyuh

Burung Puyuh Anda Terserang Penyakit ??? Inilah Cara Pengendaliannya

Sedangkan untuk di Indonesia puyuh sendiri mulai dikenal dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Dalam membudidayakan puyuh kini mulai bermunculan dikandang-kandang ternak yang ada di Indonesia, seperti unggas yang pada umumnya, ada berbagai macam penyakit yang dapat menyerang burung puyuh. Nah berikut inilah penjelasan mengenai berbagai penyakit yang sering menyerang puyuh simak dibawah ini.

Radang Usus ( Quail enteritis )

  • Penyebab
    Penyakit ini disebabkan oleh bakteri anerobik yang membentuk spora dan menyerang usus, sehingga timbul peradangan pada organ ususnya
  • Gejala
    Pada burung puyuh tampak lesu, mata tertutup, bulu kelihatan kusam, kotoran berair dan mengandung asam urat.
  • Pengendalian
    Dengan memperbaiki tata laksana pemeliharaan serta memisahkan burung puyuh yang sehat dari yang telah terinfeksi.

Tetelo ( NCD/New Castle Disease )

  • Penyebab
    penyakit ini disebabkan oleh virus paramyxo yang dapat menyebabkan gangguan pada saraf pernafasan.
  • Gejala
    puyuh sulit bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulai, kadang berdarah, tinja encer kehijauan yang spesifik adanya gejala tortikolis yakni kepala memutar-mutar tidak menentu dan lumpuh.
  • Pengendaalian
    Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yang mati segera dibakar atau dibuang dan pisahkan ayam yang sakit, mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju steril, serta melakukan vaksinasi NCD.

Berak Putih ( Pullorum )

  • Penyebab
    penyakit ini disebabkan oleh kuman Salmonella pullorum dan merupakan penyakit yang terbilang menular.
  • Gejala
    Kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu-bulu mengkerut dan sayap lemah menggantung.
  • Pengendalian
    Dengan menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yang mati segera dibakar atau dibuang dan pisahkan ayam yang sakit, mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju steril, serta melakukan vaksinasi NCD.

Berak Darah ( Coccidiosis )

  • Gejala
    tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.
  • Pengendalian
    dengan menjaga kebersihan lingkungan, menjaga litter tetap kering dan dengan tetra chloine capsule diberikan melalui mulut, noxal, trisula zuco tablet dilarutkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium.

Cacar Unggas ( Fowl Pox )

  • Penyebab
    penyakit ini disebabkan oleh poxvirus yang menyerang bangsa unggas dari semua umur dan jenis kelamin.
  • Gejala
    Timbulnya keropeng-keropeng pada kulit yang tidak berbulu, seperti pial, kaki, mulut dan farink yang apabila dilepaskan akan mengeluarkan darah.
  • Pengendalian
    dengan menggunakan vaksin dipteria dan mengisolasi kandang atau puyuh yang terinfeksi.

Quail Bronchitis

  • Penyebab
    Quail bronchitis virus ( adenovirus ) yang bersifat sangat meenular.
  • Gejala
    Puyuh kelihatan lesu, bulu kusam, gemetar, sulit bernafas, batuk dan bersin, mata dan hidung kadang-kadang mengeluarkan lendir, kadang kepala dan leher agak terpuntir.
  • Pengendalian
    Dengan pemberian pakan yang bergizi dengan sanitasi yang memadai.

Aspergillosis

  • Penyebab
    cendawan, Aspergillus fumigatus.
  • Gejala
    puyuh mengalami gangguan pernafasan, mata terbentuk lapisan putih menyerupai keju, mengantuk, nafsu makan berkurang.
  • Pengendalian
    Dengan memperbaiki sanitasi kandang dan lingkungan sekitarnya.

Cacingan

  • Penyebab
    Sanitasi yang buruk.
  • Gejala
    Puyuh tampak kurus, lesu dan lemah.
  • Pengendalian
    Dengan menjaga kebersihan kandang dan pemberian pakan yang terjaga kebersihannya.

Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kunyit Dan Cara Pengendaliannya

Bila anda ingin membudidayakan tanaman kunyit, anda tentunya harus mengerti atau paham mengenai serangan hama-hama dan juga penyakit yang akan menimpa tanaman kunyit serta cara bagaimana mengendalikannya. Apakah anda sudah mengetahui atau mengerti dengan jenis hama maupun penyakit serta cara mencegahnya serta mengenali gejalanya !! bila belum, simak ulasannya.
kunyit

Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kunyit Dan Cara Pengendaliannya

Berikut ini hama yang menyerang tanaman kunyit :

Ulat penggerek ( Dichcrosis puntifera ).

Untuk jenis hama pada tanaman kunyit selama ini diakui hanya satu jenis yaitu Ulat penggerek akar ( Dichcrosis puntifera ). Tanaman kunyit yang terserang oleh ham ini akan memperlihatkan tanda atau gejala yang berupa pada pangkal akar tunas daun menjadi layu, bila hal tersebut dibiarkan tanpa adanya perawatan maka akan mengakibatkan tunas mengering lalu membusuk.

Hal ini tidak akan begitu terlihat apabila kunyit terserang saat berusia sudah mencapai 10 bulan, karena saat kunyit siap dipanen, pada batang dan daun akan menguning dan terlihat layu, namun dapat anda teliti pada bagian akar, bila membusuk berarti itu adalah hasil dari serangan hama ulat penggerek akar ini.
  • Cara Pengendalian

    Untuk dapat mengendalikan jenis hama ini dapat dengan melakukan sanitasi lahan secara rutin agar lahan steril dari serangan hama tersebut, bila terlihat gejala yang sama pada sebagian tanaman kunyit anda, berarti terjadi serangan hama ini secara besar-besaran. Bila sudah tak terbendung, anda bisa mengatasinya dengan cara meenyemprotkan insektisida furadan G-3 secara berkala. Sebenarnya serangan ini dapat anda cegah sebelumnya dengan cara memilih bibit tanaman kunyit yang memiliki tahan terhadap serangan hama.
Berikut ini penyakit yang menyerang tanaman kunyit :

Layu Bakteri Ralstonia ( Pseudomonas ) solanacearum E.F Smith

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum. Gejala bisa terlihat pada daun tua yang menguning dan kemudian menggulung jauh sebelum masa panen tiba, bila hal ini dibiarkan seluruh daun termasuk daun muda akan mengikuti proses penguningan dan layu sampai seluruh daun akan mati. Pada bagian pangkal terlihat cekung basah dengan garis hitam atau abu-abau sepanjang batang yang jika anda tekan dengan tangan akan mengeluarkan lendir yang berwarna putih susu.
  • Cara Pengendalian

    Dengan memperbaiki drainase tanah atau menanam bibit tahan penyakit. Untuk mencegah penyebaran, buanglah tanaman yang tertular dan musnahkan jauh dari lahan tanaman tersebut.

Busuk Akar Rimpang

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Sclerotikum rolfsii Sacc. Gejalanya yang terlihat pada bagian kulit akar keriput serta tunas-tunas muda yang membusuk serta mengering dan berwarna coklat kehitaman. Hal ini terlihat pada permukaan kulit yang keriput berupa miselium jamur tipis yang berwarna putih seperti berbulu. Bila hal ini dibiarkan maka pada akar tanaman akan membusuk dan lama-kelamaan akan mati.
  • Cara Pengendalian

    Dapat dikendalikan dengan perbaikan drainase tanah dan menanam bibit yang tahan penyakit, atau dapat juga dengan menyemprotkan fungisida pada tanaman yang tertular.

Karat Daun

Disebabkan oleh organisme puccinia sp. Terlihat gejalanya pada bintik-bintik berbentuk bulat berwarna coklat kehitaman yang berukuran 1-6 mm, dengan jaringan yang berwarna coklat kekuningan mengelilinginya. Bisa dilihat juga pada permukaan bawah ditemuka butir-butir halus berwarna kuning yang merupakan uredospora cendawan. Bila hal ini dibiarkan akan menyebabkan kematian pada tanaman dan menggagalkan panen pada serangan yang besar.
  • Cara Pengendalian

    Dapat dikendalikan dengan cara mengatur kelembaban lingkungan tanam.

Bercak Daun

Disebabkan oleh organisme colletotrichun capsici. Gejala yang terlihat dengan bercak yang berukuran 4-5 cm didaun. Pinggir bercak tidak beraturan dan dikelilingi garis berwarna kekuningan dengan bagian tengah yang kering. Lama-kelamaan bintik hitam akan muncul menyerupai bentuk cincin. Apabila hal ini biarkan maka akan menyebabkan kematian pada daun.
  • Cara Pengendalian

    Dapat dikendalikan dengan penanaman benih dari induk sehat, dapat pula dengan penggunaan fungsida atau cairan kapur bordo selama 4-7 hari hingga tanaman terlihat.